Hai, Sobat...
Inilah sebuah Goresan Kata, yang tercecer di beranda hati.
Melemparkan hasrat dalam gumpalan asa tak tersedah makna,
Melemparkan hasrat dalam gumpalan asa tak tersedah makna,
Tersembunyi di balik ketiak waktu.....
7 November 2016
Assalammualaikum PayTreners,
Alhamdulillah kuakhiri hari ni dg
syukur. Terima kasih Ya Rabb masih bisa merasakan lelah ceria bersama Alkha, my
little king specially in his golden age. Thank to ALLAH so very many too much, bring
PayTren to my life, with join it I can still productive as a housewife J.
Hari ini aku pikir tidak akan ada hal
yang beda, ku jalani rutinitasku seperti biasanya Alkha, rumah, PayTren, dagang.
Tapi ALLAH memberiku warna yang beda hari
ini, when suddenly my WA notification beep, I thought it’s from my lovely n
super leader” dari LST, as usual J. Ternyata
senengnya extra, pas tau yg kirim WA dari sahabat ROHIS SMA dulu. Mulai deh baper keingat jaman SMA dulu. Hmmm,
sahabat PayTreners semua pasti setuju dounk kalau SMA itu the Sweetest Memory
in our life. .. J
Bagiku masa yang paling menyenangkan
ketika bisa join ekskul ROHIS, Drama, Tari, dan OSIS. Selain nambah ilmu
organisasi, ilmu agama, juga nambah teman yg bisa diajak susah, seneng. Pokoe
My SMA time is My Adventure lah :D
Waktu berlalu begitu cepat ternyata. Masa
SMAku memang masa yang punya cerita unik. Mulai dari cerita bagaimana bisa gabung
ROHIS, Drama, Tari, sampe first love story juga ada disini.
Wuiiih baper level tinggi ni. Ayo ngaku
sahabat PayTreners pasti pernah merasakan first love story juga kan dimasa ini.
Cerita cintanya anak ROHIS itu unik,
kalau dah tau ilmunya kan dilarang keras pacaran dalam islam. Tapi ya rasa
suka, sayang, cinta kan tidak bisa
dipungkiri hadir, datangnya tanpa diundang. No Pacaran, tapi bukan berarti
dilarang punya rasa suka, sayang atau cinta kan ??!!!J.
Asalkan suka, sayang, cinta tetap disimpan ditempatnya dan melampiaskannya
dengan hal-hal positif ga keluar jalur. Never mindlah.
Da aku mah apa atuh cuma manusia biasa
yg masih punya hati. Rasa suka sama seseorang Cuma bisa disembunyiin. Diary dan
puisi jadi pelampiasan dech.
Akhirnya rasa baperku dg sengaja
mengundangku membuka lembaran lama kumpulan diary rasa yang terangkai melalui
pesan tersirat yg pernah ku kirim di mading sekolah. Di buang sayang akhirnya
kutulis ulang deh di blog ini. Kebanyakan sih tema tentang Cinta (Ssst jangan
bilang-bilang y kalau aku diam-diam menaruh hati sm kakak kelasku ;))
Here are my poetries, check it out stars
J
1. 17 September 2009
Diakhir detik masa lalu, kucoba mulai
lembaran baru kisah hatiku
Dimana pena selalu temani kata yang
terangkai
Dengan harap kuucap syukur
Semoga lembar ini membuka
indahnya cerita lama yang lahir kembali ke lain waktu.
“Diary of My Heart”
Kau yang kupunya kan mungkin kenal yang
lain
Dan perlahan lenyap tinggalkanku jauh di
luar hatimu
Meskipun begitu dengarlah rahasia jiwaku
Jadikan aku sebagai satu kenangan indah
“Kenangan yang tersimpan sampai nanti”
2. 25 September 2009
“Buat Nanti”
Pelan suara hati coba yakini satu rasa
Membuatku mencari arti
Lama jua tak kumengerti maunya
Padahal ada sesak yang mengganggu
Menyeretku ke satu sesal
Sempat kubawa diri melepaskan ikatan
rasa
….. yang
terjadi hanya hampa
sedang yang tak pergi tinggalkan luka
buat nanti… ingin kukejar waktu
memintanya sadari hati
tapi selalu saja ia berlari…
sesaat, memang kembali
lalu menghempasku di jalan harap
dan semakin lama Cuma diam terpaksa
sambil mengenal mimpi lewat lelap
3. 28 September 2002
Kau bukan
nyata hanya satu ilusi yang pasti buatku sakit.
“Bukan Cinta”
Cinta telah tinggal sendiri
Tak perlu lagi sayang yang menemani
Cukup bagiku satu alasan sedih
Tak perlu lagi kasih yang berpaling
Sepi memang ada…
Tapi aku kan jadi biasa
Mungkin sunyi
Tapi aku kan tetap pergi
Melepasnya tanpa ragu
Membiarkannya tanpa sesal
Nantinya tidak salahkan
Jika ini bukan cinta
Cuma asa yang semu berada di satu hati,
Bayangnya pelan pastikan lenyap
4. 30 September 2002
“Buat mu..”
Aku bosan
Terus aku pergi tanpa bilang
Aku benci
Lalu aku diam tanpa kata
……. Buat mu …….
Aku sadar ‘kan tak selamanya ada
…… Sesuai maumu …..
Aku coba tak miliki arti
Tapi aku bisa sendiri
Biarpun diam jadi lain
Sayangnya hati kau tak mau tahu
Sampai saja diakhir
Ubah resah selamat tinggal
Aku mau tahu
Kapan saatnya kau coba tuk mengeri
“artinya aku”
5. 01 Oktober 2002
Sesaat aku
sempat dicintai
Denganku
cinta memang tak perlu
Tapi dengan
cintalah aku perlu
Selagi aku
mulai hidup
Mungkin jadi
salah
Kalau hati
kuhentikan member cinta
Disedihnya…
Kisah diriku
diakhiri
“Sesal Indahnya”
Malam semakin larut
Perlihatkan banyak indahnya
Saat yang sama aku coba mencintai
Tapi selalu ada lelah menyudahi
Telah susah kusayangi
Tetap saja diganti sakit
Beberapa harap kadang terganggu
Jadinya aku hanya sesal
…. Karena ini bukan mauku
6. 02 Oktober 2002
Sesaat lagi
aku sadar
Memang
salahku lama-lama mencintaimu..
Memberimu
arti lalu aku jadi hampa
Mungkin
kucukupkan sampai disini
Semua cinta
didiriku
Karena aku
ingin dicinta
Biar bahagia
bisa ada disela sedih, dibalik senyum
“Gantinya rasa”
Coba ada banyak kata
Menggantikan semua dihati
Membiarkannya terangkai bait
Sampai senyum terukir
Kan ini tidak salah
Karena aku Cuma mau bahagia
Hidup diindahnya mimpi
Dan terus lelap…
Sampai jiwaku selesai
Andai bisa lepas sesaat saja
Sisa cinta cukup buatku
Biar tanpa yang lain
7. 3 Oktober 2002
“Kenangan Waktu”
Tanpa sengaja
Kumasuki ruang kesedihan
Seakan inilah yang pasti
Sampai bayangan senyumpun tidaklah
tercermin
Hanya terlintas dibalik khayal
Kucoba keluar menjemput seuntai cinta
Dimana kasih cahayai jiwa
Menyekap memecah sendu
Mulai pelan… jiwa meronta
Biarkan diri terbawa deru masa
Masa yang belum cukup jauh tuk dilupa
Masa yang tak cukup dekat jua tuk
mengusik
Biarlah kulupa segalanya
Asal kulalui kenang dengan senyum
Walau diri serasa tersekat dicekamnya
sepi
Kuharap pasti kan silam kembali
Memburu bentuk jiwa yang tertinggal
8. 5 Oktober 2002
“
Usik sepi”
Semua puisi seolah hampa
Sampai sedihku mau mengusik
Menuntunku dilamanya harap
Lalu dengan diam
Sepi jadi lebih sunyi
Sesaat kurenungi
Sendiri buatku lelahtanpa warna-warna
hidup
Karena mauku aku selalu sepi
Karena sesalku aku sering hampa
Bisa ku apa
Buat mimpi terus kecewa
Buat khayal terus tersesat
Jadi biarkan saja aku
Acuhkan …. Sia-siakan
Kalau itu pantas buat cinta
9. 20 Oktober 2002
“Mimpi”
Mimpiku hilang
Padahal disana cinta kudapatkan
Kasih sayangpun sempat kumiliki
Apa pasti ia hanya angan sebelum lelap
Bukan satu nyata yang bebas
Haruku mungkin belum usai
Seperti kesudahan bunga tidur
Jadi biarlah kupandangi lagi malam
Lepaskan jiwa menuju alam khayal
Hingga aku tak kan terjaga
Di hembusan angin
Di selimutan bintang
Aku kembali mimpi
Sesal lihat nanti
10. 25 Oktober 2002
“Tanpa Judul”
Lirihnya hati menyapa
Menyapa jiwa yang lelap
Coba bawa akujauh dari diri
Aku harap ada sadar menyertai bait
Menghentikan mimpi-mimpi sesaat
yang pernah menghempasku dikejauhan asa
aku akui ada salah yang terusik
buatku dekat disesal
walau lama baru kurasa
jadinya sayang
kembalikan aku dalam cerianya
Beranda Hati
By; Herris S
aku ingin mengantarmu
sejak dari kelok di tikungan yang di kawal sekumpulan bambu
menggamitmu menyeberang kali
berbatu beberapa muncul aliran kecil
beberapa malam lepas tak terduga
aku selalu ingin mengikuti jejakmu
meloncati parit-parit
dan bubu yang akan kusampaikan pada anak angin
yang menyusup ketika kata-kata sampai di depan pintu
ilalang di seberang sana itu perdu membikin kata-kata menjadi tenang
aku masih ingin memandangimu
mengetuk kaca menunggu sejenak
menelisik bunga di taman depan
kuharap ia bakal membikin kau ingat dengan kalimat yang kuucap
di malam pekat aku selalu ingin memandang
sebelum hilang perempuan harum tanah sawah
tahun-tahun memenjarakan keberadaan tadi siang
adanya datang dalam mimpi
Semarang, 08 Nov 2016
Semarang, 08 Nov 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar